Mozilla Firefox with VLC Plugin Support Only

Dibalik berdirinya SITS

Latar Belakang

Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Gresik, Bangkalan, Pasuruan, Lamongan dalam satu sistem tata ruang yang terintegrasi dalam struktur jaringan infrastruktur jalan, transportasi, komunikasi dan seterusnya. Integrasi sistem tata ruang dalam struktur jaringan infrastruktur jalan, transportasi, teknologi komunikasi dan informasi dan seterusnya menuju Greater Surabaya.

Juni 2012, Surabaya dinobatkan sebagai salah satu kota terbaik pada Peningkatan e-Government Indonesia (PeGi) 2012. Dinas Perhubungan kota Surabaya terus berupaya berkontribusi pada pemeringkatan PeGI dengan inisiatif memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam program-program pembangunan sistem cerdas (intelligent) untuk manajemen dan rekayasa Lalu-Lintas. Salah satu hasil program tersebut adalah penerapan awal Intelligent Transportation System (ITS). Pada tahap awal, sistem ini berupa sebuah Adaptive Traffic Control System sebagai upaya modernisasi ATCS konvensional yang telah dimiliki oleh Surabaya. Upaya ini didukung oleh jaringan CCTV Surabaya sebagai bagian dari Traffic Management System. Intelligent Transport Sistem yaitu Sistem cerdas untuk mendukung manajemen transportasi dengan memanfaatkan teknologi (informasi, komunikasi, sensor, kontrol dan komputerisasi) untuk membangun sistem informasi dan manajemen transportasi secara otomatis. Adaptive Traffic Control System merupakan sistem yang mampu melakukan pengaturan waktu nyala lampu lalu-lintas (signal timing) secara real-time berdasarkn kondisi traffic saat itu, termasuk akibat keperluan (demand) khusus dan optimasi kapasitas arus lalu-lintas secara total.

Tujuan

  1. Meningkatkan Keselamatan Lalu Lintas, diantaranya dengan cara mencegah/mengurangi kecelakan lalu lintas dan mengurangi kerusakan akibat kecelakaan.
  2. Meningkatkan Kelancaran Lalu Lintas, diantaranya dengan cara mengoptimalkan siklus lampu lalu lintas baik secara otomatis maupun secara manual.
  3. Menjaga kelestarian lingkungan dengan cara mengurangi polusi kendaraan akibat antrian kendaraan di ruas dan persimpangan. Dengan meningkatnya waktu tempuh dan berkurangnya waktu antrian dipersimpangan, diharapkan polusi kendaraan juga makin berkurang.

Adaptive Traffic Control System (ATCS)

Adaptive Traffic Control System merupakan system yang mampu melakukan pengaturan waktu nyala lampu lalu-lintas (signal timing) secara real time berdasarkan kondisi traffic saat itu, termasuk akibat keperluan (demand) khusus dan optimasi kapasitas arus lalu-lintas secara total.

Intelligent Transport System (ITS)

Intelligent Transport System yaitu Sistem Cerdas untuk mendukung manajemen transportasi dengan pemanfaatan teknologi (Informasi, Komunikasi, Sensor, Kontrol dan Komputerisasi) untuk membangun sistem informasi dan manajemen trasportasi secara otomatis.

Strategi Pengembang

  1. Tahun 2010 - 2012. Meletakkan platform dasar ATCS Cerdas yang siap diintegrasikan dalam kerangka Intelligent Transport System. Dalam tahap awal ini mulai dilakukan pemasangan Local Controller ATCS yang kompatibel konsep ITS, sensor video untuk monitoring traffic, serta jaringan komunikasi dan Traffic Control Monitoring Room. Hasil tahap 1 adalah terhubungnya 14 simpang cerdas pertama yang terhubung ke server di Control Room di Terminal Bratang, yang menggunakan sistem SCATS (Sydney Coordinated Adaptive Traffic System).
  2. Tahun 2012 - 2013. Pada tahun 2013 menambahkan jumlah simpang yang dilengkapi ATCS - ITS berjumlah 17 simpang dan tahun 2014 menambahkan 18 simpang. Untuk total keseluruhan 35 simpang. Target lain adalah membuka port-port aplikasi Intelligent Transportation System (ITS Port) agar ITS dapat diaplikasikan lebih jauh. Pada tahap ini mulai dirintis layanan SMS Server, VMS dan e-Traffic Kios untuk masyarakat pada beberapa fasilitas public.
  3. Pengembangan berbagai aplikasi ITS sebagaimana yang dilakukan negara maju lainnya. Pada tahap ini, data traffic tidak saja menjadi alat pengatur lalu-lintas, tetapi juga menjadi wahana informasi publik dan sumber data optimasi transportasi. Masyarakat akan dapat menikmati informasi melalui SMS server, display VMS di jalan, GPS dan termasuk Kios Lalu-Lintas. Dishub dan Kepolisian akan mulai memanfaatkan integrasi CCTV dan ATCS-ITS untuk crime detection system dan penindakan pelanggaran dengan menggunakan sistem SCATS (Sydney Coordinated Adaptive Traffic System). SCATS system saat ini dianggap sistem terbaik di dunia dan diadopsi oleh lebih dari 125 negara dan 263 kota.

Dinas Perhubungan
Pemerintah Kota Surabaya
Alamat :
Jl. Dukuh Menanggal No.1 Surabaya
Telepon :
(031) 829-53-32,
(031) 829-53-24,
FAX. (031) 828-83-15
Saran & Kritik :
info@dishubsurabaya.org